المرسلٰت

Surat Al-Mursalat

Malaikat Yang Diutus · 50 ayat · Mekah

34px
posisi Anda tersimpan di perangkat
1

وَالْمُرْسَلٰتِ عُرْفًاۙ ۝١

Wal-mursalāti ‘urfā(n).

Demi (malaikat-malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan

Al-Mursalat:1
2

فَالْعٰصِفٰتِ عَصْفًاۙ ۝٢

Fal-‘āṣifāti ‘aṣfā(n).

dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencang;

Al-Mursalat:2
3

وَّالنّٰشِرٰتِ نَشْرًاۙ ۝٣

Wan-nāsyirāti nasyrā(n).

demi (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya,

Al-Mursalat:3
4

فَالْفٰرِقٰتِ فَرْقًاۙ ۝٤

Fal-fāriqāti farqā(n).

dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya,

Al-Mursalat:4
5

فَالْمُلْقِيٰتِ ذِكْرًاۙ ۝٥

Fal-mulqiyāti żikrā(n).

serta (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu

Al-Mursalat:5
6

عُذْرًا اَوْ نُذْرًاۙ ۝٦

‘Użran au nużrā(n).

untuk (menolak) alasan atau (memberi) peringatan,

Al-Mursalat:6
7

اِنَّمَا تُوْعَدُوْنَ لَوَاقِعٌۗ ۝٧

Innamā tū‘adūna lawāqi‘(un).

sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi.

Al-Mursalat:7
8

فَاِذَا النُّجُوْمُ طُمِسَتْۙ ۝٨

Fa iżan-nujūmu ṭumisat.

Apabila bintang-bintang dihapuskan (cahayanya),

Al-Mursalat:8
9

وَاِذَا السَّمَاۤءُ فُرِجَتْۙ ۝٩

Wa iżas-samā'u furijat.

apabila langit dibelah,

Al-Mursalat:9
10

وَاِذَا الْجِبَالُ نُسِفَتْۙ ۝١٠

Wa iżal-jibālu nusifat.

apabila gunung-gunung dihancurleburkan,

Al-Mursalat:10
11

وَاِذَا الرُّسُلُ اُقِّتَتْۗ ۝١١

Wa iżar-rusulu uqqitat.

dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktunya,

Al-Mursalat:11
12

لِاَيِّ يَوْمٍ اُجِّلَتْۗ ۝١٢

Li'ayyi yaumin ujjilat.

(niscaya dikatakan kepada mereka,) “Sampai hari apakah ditangguhkan (azab orang kafir itu)?”

Al-Mursalat:12
13

لِيَوْمِ الْفَصْلِۚ ۝١٣

Liyaumil-faṣl(i).

Sampai hari Keputusan.

Al-Mursalat:13
14

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الْفَصْلِۗ ۝١٤

Wa mā adrāka mā yaumul-faṣl(i).

Tahukah kamu apakah hari Keputusan itu?

Al-Mursalat:14
15

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝١٥

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:15
16

اَلَمْ نُهْلِكِ الْاَوَّلِيْنَۗ ۝١٦

Alam nuhlikil-awwalīn(a).

Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang dahulu?

Al-Mursalat:16
17

ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ الْاٰخِرِيْنَ ۝١٧

Ṡumma nutbi‘uhumul-ākhirīn(a).

Lalu, Kami susuli mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.

Al-Mursalat:17
18

كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ ۝١٨

Każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).

Demikianlah Kami memperlakukan para pendurhaka.

Al-Mursalat:18
19

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝١٩

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:19
20

اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍۙ ۝٢٠

Alam nakhluqkum mim mā'im mahīn(in).

Bukankah Kami menciptakanmu dari air yang hina (mani)?

Al-Mursalat:20
21

فَجَعَلْنٰهُ فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۝٢١

Fa ja‘alnāhu fī qarārim makīn(in).

Kemudian, Kami meletakkannya di dalam tempat yang kukuh (rahim)

Al-Mursalat:21
22

اِلٰى قَدَرٍ مَّعْلُوْمٍۙ ۝٢٢

Ilā qadarim ma‘lūm(in).

sampai waktu yang ditentukan.

Al-Mursalat:22
23

فَقَدَرْنَاۖ فَنِعْمَ الْقٰدِرُوْنَ ۝٢٣

Fa qadarnā, fani‘mal-qādirūn(a).

Lalu, Kami tentukan (bentuk dan waktu lahirnya). Maka, (Kamilah) sebaik-baik penentu.

Al-Mursalat:23
24

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٢٤

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:24
25

اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ كِفَاتًاۙ ۝٢٥

Alam naj‘alil-arḍa kifātā(n).

Bukankah Kami menjadikan bumi sebagai (tempat) berkumpul

Al-Mursalat:25
26

اَحْيَاۤءً وَّاَمْوَاتًاۙ ۝٢٦

Aḥyā'aw wa amwātā(n).

bagi yang (masih) hidup dan yang (sudah) mati?

Al-Mursalat:26
27

وَّجَعَلْنَا فِيْهَا رَوَاسِيَ شٰمِخٰتٍ وَّاَسْقَيْنٰكُمْ مَّاۤءً فُرَاتًاۗ ۝٢٧

Wa ja‘alnā fīhā rawāsiya syāmikhātiw wa asqainākum mā'an furātā(n).

Kami menjadikan padanya gunung-gunung yang tinggi dan memberi minum kamu air yang tawar?

Al-Mursalat:27
28

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٢٨

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:28
29

اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى مَا كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۚ ۝٢٩

Inṭaliqū ilā mā kuntum bihī tukażżibūn(a).

(Dikatakan kepada orang-orang kafir,) “Pergilah menuju apa (neraka) yang selalu kamu dustakan.

Al-Mursalat:29
30

اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى ظِلٍّ ذِيْ ثَلٰثِ شُعَبٍ ۝٣٠

Inṭaliqū ilā ẓillin żī ṡalāṡi syu‘ab(in).

Pergilah menuju naungan (asap api neraka) yang mempunyai tiga cabang

Al-Mursalat:30
31

لَا ظَلِيْلٍ وَّلَا يُغْنِيْ مِنَ اللَّهَبِۗ ۝٣١

Lā ẓalīliw wa lā yugnī minal-lahab(i).

yang tidak melindungi dan tidak menahan (panasnya) nyala api neraka.”

Al-Mursalat:31
32

اِنَّهَا تَرْمِيْ بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِۚ ۝٣٢

Innahā tarmī bisyararin kal-qaṣr(i).

Sesungguhnya ia (neraka) menyemburkan bunga api bagaikan istana (yang besar dan tinggi),

Al-Mursalat:32
33

كَاَنَّهٗ جِمٰلَتٌ صُفْرٌۗ ۝٣٣

Ka'annahū jimālatun ṣufr(un).

seakan-akan iringan unta (hitam) kekuning-kuningan.

Al-Mursalat:33
34

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٣٤

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:34
35

هٰذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُوْنَۙ ۝٣٥

Hāżā yaumu lā yanṭiqūn(a).

Inilah hari ketika mereka tidak dapat berbicara.

Al-Mursalat:35
36

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُوْنَ ۝٣٦

Wa lā yu'żanu lahum fa ya‘tażirūn(a).

Mereka tidak diizinkan (berbicara) sehingga (dapat) meminta maaf.

Al-Mursalat:36
37

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٣٧

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:37
38

هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ جَمَعْنٰكُمْ وَالْاَوَّلِيْنَ ۝٣٨

Hāżā yaumul-faṣli jama‘nākum wal-awwalīn(a).

(Dikatakan kepada mereka,) “Inilah hari Keputusan. Kami kumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.

Al-Mursalat:38
39

فَاِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيْدُوْنِ ۝٣٩

Fa'in kāna lakum kaidun fakīdūn(i).

Jika kamu punya tipu daya, lakukanlah terhadap-Ku.”

Al-Mursalat:39
40

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ࣖ ۝٤٠

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:40
41

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ ظِلٰلٍ وَّعُيُوْنٍۙ ۝٤١

Innal-muttaqīna fī ẓilāliw wa ‘uyūn(in).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (ada di sekitar) mata air

Al-Mursalat:41
42

وَّفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُوْنَۗ ۝٤٢

Wa fawākiha mimmā yasytahūn(a).

serta buah-buahan yang mereka sukai.

Al-Mursalat:42
43

كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـًٔا ۢبِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ۝٤٣

Kulū wasyrabū hanī'am bimā kuntum ta‘malūn(a).

(Dikatakan kepada mereka,) “Makan dan minumlah dengan nikmat karena apa yang selalu kamu kerjakan.”

Al-Mursalat:43
44

اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ۝٤٤

Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Sesungguhnya demikianlah Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Al-Mursalat:44
45

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٤٥

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:45
46

كُلُوْا وَتَمَتَّعُوْا قَلِيْلًا اِنَّكُمْ مُّجْرِمُوْنَ ۝٤٦

Kulū wa tamatta‘ū qalīlan innakum mujrimūn(a).

(Dikatakan kepada orang-orang kafir,) “Makan dan bersenang-senanglah kamu (di dunia) sebentar. Sesungguhnya kamu adalah para pendurhaka!”

Al-Mursalat:46
47

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٤٧

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:47
48

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ ارْكَعُوْا لَا يَرْكَعُوْنَ ۝٤٨

Wa iżā qīla lahumurka‘ū lā yarka‘ūn(a).

Apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” mereka tidak mau rukuk.

Al-Mursalat:48
49

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ۝٤٩

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Celakalah pada hari itu para pendusta (kebenaran).

Al-Mursalat:49
50

فَبِاَيِّ حَدِيْثٍۢ بَعْدَهٗ يُؤْمِنُوْنَ ࣖ ۔ ۝٥٠

Fa bi'ayyi ḥadīṡim ba‘dahū yu'minūn(a).

Maka, pada perkataan manakah sesudahnya (Al-Qur’an) mereka akan beriman?

Al-Mursalat:50